Kegagalan adalah sukses yang tertunda, mungkin kalimat itu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Setiap kali kita mengalami kegagalan, apa pun itu bentuknya kita pasti teringat dengan kalimat penghibur tersebut. Satu kali kita gagal, kita berfikir bahwa itu adalah sukses yang tertunda, dua kali, itu masih sukses yang tertunda. Tapi bagaimana apabila kita mengalami kegagalan untuk yang kesekian puluh atau bahkan kesekian ratus kali, apakah itu masih sukses yang tertunda? Mungkin kita perlu evaluasi penyebab kegagalan tersebut.
Seorang ilmuwan harus mengalami 99 kali kegagalan untuk kemudian bisa berhasil, itu bisa memberi motivasi kepada kita bahwa segala sesuatu itu butuh proses. Ada orang bijak mengatakan “yang terpenting bukan seberapa banyak anda gagal, tetapi seberapa sering anda bangkit kembali setelah gagal“, kalimat tersebut benar, membuat kita tidak mudah menyerah dan kembali berusaha dan bekerja keras. Tetapi untuk bisa sukses tidak hanya cukup dengan bermodalkan kerja keras saja. Menurut Viktor Asih, seorang motivator, seseorang bisa sukses karena adanya faktor-X. Apakah Faktor-X itu? Keberuntungan? BUKAN! Faktor-X itu adalah X-tra kerja keras, X-tra kerja cerdas, X-tra kerja ikhlas, dan X-tra coba satu kali lagi jika gagal! Jadi kerja keras saja tidak cukup untuk membuat seseorang sukses, tetapi harus diiringi dengan kerja yang cerdas dan penuh strategi, ikhlas bahwa apa pun yang kita lakukan sepenuhnya kita berpasrah kepada Yang Menggenggam Langit dan Bumi, dan selalu mencoba satu kali lagi jika gagal, tentuanya dengan mengevalusi penyebab kegagalan.
Jadi jika anda gagal dalam melakukan sesuatu, evalusi lah penyebab kegagalan tersebut, kemudian perbaiki dan coba satu kali lagi, dengan tidak lupa diiringi dengan do’a, karena segala sesuatu belum sempurna tanpa do’a. Mudah-mudahan dengan menerapkan faktor -X ketika mengalami kegagalan, kesuksesan yang kita impikan tidak akan terlalu lama tertunda! SUKSES!
Ingin tahu lebih detail mengenai faktor-X? Baca bukunya “8 Langkah Ajaib Menuju Langit” oleh Victor Asih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar